Selamat datang di website Kwartir Cabang Barito Timur Kwarcab Barito Timur
P1240486

Gudep 01-02 SMP Negeri 1 Benua Lima...

Gugus depan 01-02 SMP Negeri 1 Benua Lima menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) pada tanggal 15 - 16 Pebruari 2014 bert...

P1240452

SDN1 dan 2 Pasar Panas laksanakan K...

SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas, Kwartir Ranting Benua Lima melaksanakan kegiatan Pesta Siaga pada tanggal 16 Pebruari 2014.  Kegiatan tersebut baru pe...

Kemah Pramuka 2014

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuk...

Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur dalam mengawali Tahun 2014 melaksanakan Kegiatan Kemah Bakti Pramuka Penegak Se - Kabupaten Barito Timur y...

1185634_560216667365294_1207067634_n

Jadilah Pembina yang Menjadi Panuta...

Jakarta (12/9) Kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Tri Budiman di Aula Cemara, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu siang (1...

Gudep 01-02 SMP Negeri 1 Benua Lima selenggarakan kegiatan Persami

......::::.......

P1240486 P1240375 P1240308 P1240298

Gugus depan 01-02 SMP Negeri 1 Benua Lima menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Sabtu dan Minggu (Persami) pada tanggal 15 – 16 Pebruari 2014 bertempat dihalaman SMP Negeri 1 Benua Lima.  Peserta Kegiatan Persami tersebut sebanyak 60 orang.  Kegiatan persami bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap materi latihan yang telah diberikan dan pengenalang kehidupan dialam bagi para peserta didik.  Kegiatan diisi dengan berbagai macam lomba antara lain karnaval, kebersihan tenda, senam gemufamire, pentas seni dll.  By. Admin/Eko.

SDN1 dan 2 Pasar Panas laksanakan Kegiatan Pesta Siaga

......::::.......

P1240418 P1240452 Siaga-1 Pesta Siaga-1SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas, Kwartir Ranting Benua Lima melaksanakan kegiatan Pesta Siaga pada tanggal 16 Pebruari 2014.  Kegiatan tersebut baru pertama kali dilaksanakan di SDN 1 dan SDN 2 Pasar Panas.  Kegiatan Pesta Siaga diikuti oleh 58 orang peserta dengan mengambil lokasi di Rumah Betang Pasar Panas.  Dalam kegiatan tersebut para anggota siaga diperkenalkan berbagai macam permainan yang menarik dan inovatif dimana melalui permainan tersebut diharapkan menumbuhkan kreativitas dan minat anggota pramuka siaga untuk mengikuti latihan. By.Admin/Eko.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur buka Kegiatan Kemah Bakti Pramuka Penegak Se – Kabupaten Barito Timur Tahun 2014

......::::.......

Kemah Pramuka 2014Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur dalam mengawali Tahun 2014 melaksanakan Kegiatan Kemah Bakti Pramuka Penegak Se – Kabupaten Barito Timur yang diikuti oleh 278 orang Pramuka Penegak dari 8 Kwartir Ranting yang ada di Kwartir Cabang Barito Timur.  Kegiatan Kemah Bakti Pramuka Penegak Se- Kabupaten Barito Timur dilaksanakan mulai tanggal 11 – 12 Januari 2014 bertempat di Bumi Perkemahan Bangi Wao, Tamiang Layang.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur Ir. ESKOP, MAP.  Dalam sambutannya Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Barito Timur menekankan bahwa Gerakan Pramuka selain sebagai wadah pembinaan Generasi Muda juga harus peduli terhadap lingkungan sekitar, sehingga generasi muda yang terbentuk selain memiliki jiwa patriotisme juga memiliki kesadaran dan kepedulian baik terhadap lingkungan maupun sesama.

Rangkaian Kegiatan Bakti Pramuka Penegak Se – Kabupaten Barito Timur Tahun 2014 antara lain Penanaman 500 pohon di Bumi Perkemahan Bangi Wao, Tamiang Layang, Pengetahuan tentang Kepenegakan, dan Lomba Senam Gemu Fa Mi Re. By. Admin/Eko.

 

Jadilah Pembina yang Menjadi Panutan Bagi Anak Didiknya

......::::.......

1185634_560216667365294_1207067634_nJakarta (12/9) Kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Tri Budiman di Aula Cemara, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu siang (11/9) ternyata mendapatkan animo yang sangat besar dari para pembina yang memenuhi acara Jumpa Tokoh KPN 2013.
Jenderal Tri Budiman sangat mencintai kegiatan pramuka sejak kelas 3 SD bahkan beliau tercatat sebagai anggota Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak digudep 0147-0148 Kelurahan Matraman. Pernah menjadi pengurus Dewan Kerja Cabang, Kwarcab Gerakan Pramuka Jakarta Timur.
“Sampai detik ini saya masih ingat dan tidak pernah lupa dengan Pembina Pramuka”. Ujarnya. Bahkan setelah lulus Akabri dirinya masih sempat melatih Pramuka.
Terlahir sebagai putra kedua dari 9 bersaudara dari keluarga sederhana, Jenderal bintang 4 ini bangga dengan apa yang sudah diperbuat oleh kedua orang tuanya terlebih sang ibu yang bisa membuat dirinya seperti sekarang. Walaupun dengan keadaan yang sangat sulit saat itu, ibunya mengajarkan kepada peraih penghargaan Adhi Makayasa tahun 1978 ini untuk tidak minder dalam menghadapi kehidupan.
KSAD mengingatkan kepada para pembina yang mengikuti KPN 2013, bahwa masa depan pramuka akan lebih banyak tantangan karena harus menyesesuaikan dengan pekembangan jaman.
Untuk menghidupkan dan membangkitkan kembali gairah kecintaan generasi muda terhadap Pramuka, Jenderal Tri Budiman bahkan menginstruksikan kepada semua jajajaran di TNI AD untuk mendukung dan memfasilitasi semua kegiatan dan program kepramuka mulai dari tingkat KODAM, KODIM dan KORAMIL yang ada di Indonesia.
“Jadilah sosok Pembina Pramuka yang sukarela namun banyak berinisiatif, pantang menyerah, mempunyai jiwa bela Negara dan menjadi panutan bagi anak didiknya “ tuturnya. Tim Humas KPN 2013, (YS)

Sentuh Pramuka dengan ekonomi

......::::.......

598777_560458487341112_14223559_nJakarta (13/9), “Mulai sekarang Pramuka harus diberikan sentuhan ekonomi karena Selama ini Pramuka dikenal dengan nature building, baris berbaris, kepribadian dan pendidikan karakter”, ungkap Drs. Setyo Heriyanto, MM, Deputi Kementerian Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dihadapan para Pembina Pramuka di arena KPN 2013, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta timur, Kamis Malam (12/9).
Tidak ada istilah terlambat untuk kemandirian pramuka dengan sentuhan ekonomi, tegas Drs. Setyo Heriyanto.
Beliau menambahkan bahwa “walaupun harus dievaluasi kembali dari peserta yang hadir di KPN, karena pasca pendidikan itu biasanya ada instrument yang namanya surveilen. Dengan memberikan formulir apa yang sudah dilakukan minimal 3-6 bulan untuk melaporkan tindak lanjutnya seperti apa, maka akan kelihatan manfaatnya untuk pramuka itu sendiri”. Tim Humas KPN 2013 (KPN 2013)/By.Admin/Eko

Tanamkan Sejak Dini Perilaku Hidup Sehat

......::::.......
1209337_560496950670599_113229866_nJakarta (13/9) “Masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan” merupakan visi dari Kementerian Kesehatan, ujar Dr. Lily S. Sulistiowati, MM dari Pusat Promosi Kesehatan Kementrian Kesehatan RI di depan para peserta Karang Pamitran Tingkat Nasional (KPN 2013) yang berlangsung sejak tanggal 9-14 September 2013.
Menurut Dr. Lily kalau kita mengutip dari UU No. 36 tahun 2009 bahwa Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Dr. Lily mengingatkan para peserta untuk peduli hidup sehat. Jangan menyepelekan hal-hal yang kecil jika itu akan membuat kita sehat. Seperti Olahraga, cuci tangan, peduli air bersih, makan sayur buah dan lainnya.
Dokter yang lahir di Malang 15 Januari 1958 ini berharap kepada para pembina untuk tetap berperan aktif merubah perilaku anak didik agar peduli kesehatan sejak dini.
Pada kesempatan yang sama, Kak Drs. M. Edi Muin, Msi Kasubdit di BKKBN dan Saka Kencana, menjelaskan pentingnya keluarga berencana untuk hidup lebih sejahtera dan mewujudkan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera). “Salam Genre, Say no to free sex, Drugs and HIV Aids” pungkas Kak Edi.
Kasmawati dari Kwarcab Gerakan Pramuka Paniai, Papua peserta KPN 2013 memberi kesan, “Materi ini membuka kembali ingatan kita betapa pentingnya kepedulian terhadap hidup sehat, dan saya berharap kepada Saka Kencana untuk bisa mensosialisasikan program-program sampai ke pelosok”. Tim Humas KPN 2013 (L-Z.A)/By.Amin/Eko

Pemerintah Berkewajiban Dukung Pramuka

......::::.......
1174551_560501034003524_953469258_nDibuka dengan permainan kepramukaan, sejumlah perwakilan Pusdiklatcab dari 33 Kwartir Daerah se-Indonesia mengikuti kegiatan Temu Kapusdiklatcab di arena Karang Pamitran Tingkat Nasional ke-4 2013 (KPN 2013), di aula Cemara, komplek Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Kamis (12/9).
Kesempatan pertama dalam kegiatan tersebut diisi dengan bahasan mengenai dana operasional Kwartir Cabang oleh Ka Pusdiklatnas Joko Murshito.
Dalam Undang-Undang Gerakan Pramuka pada pasal 36, jelas disebutkan bahwa pemerintah berkewajiban mendukung Gerakan Pramuka baik fasilitas, memberikan tenaga pendidikan dan menjaga kelangsungan hidup Gerakan Pramuka, karena itu, dengan mengacu pada undang-undang ini, setiap kwarcab hingga tingkat kwarran bisa memperoleh dukungan sepenuhnya dari pemerintah setempat,” ungkap Kak Joko.
Menurut kak Joko, setiap kwarcab harus bisa meyakinkan pemerintah bahwa kegiatan kepramukaan itu penting, salah satunya dalam rangka pendidikan karakter.
Untuk kepentingan penyelenggaraan kursus-kursus pembina mahir atau kegiatan kepramukaan lainnya, sudah barang tentu dibutuhkan dana yang berpariatif, jadi disini perlu adanya upaya keras dari tiap kwarcab atau kwarran sendiri agar program-program kepramukaan yang akan dilaksanakan bisa memacu pemerintah atau pihak terkait lainnya untuk membantu,” lanjut kak Joko
Beliau mengharapkan agar para pelatih dan pembina pramuka dapat terus mengajarkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kepada adik-adik pramuka. Tim Humas KPN 2013 (B-TP)/By.Admin/Eko

Apresiasi Film, Peserta Diajak Nonton Film “Taman Surga Katanya”

......::::.......
1236086_559710314082596_1301644166_nBertempat dilapangan Aula Cempaka Buperta Cibubur, Peserta Karang Pamitran Tingkat Nasional Tahun 2013 (KPN 2013) tadi malam berkesempatan menyaksikan film “Tanah Surga Katanya” bersama Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Barat Kak Dede Yusuf.
Tujuan kegiatan Apresiasi Film ini adalah untuk mengenalkan film sebagai salah satu proses audio visual yang bisa dimanfaatkan para pembina untuk menyampaikan pembelajaran kepramukaan agar mudah diserap oleh peserta didik. Melalui film bisa menumbuhkan rasa empati, simpati dan sifat patriotisme yang semua terangkum dalam pendidikan karakter bangsa dan bela negara.
Menurut Kak Dede Yusuf ada tiga Poin penting yang disampaikan terkait film garapan sutradara Herwin Novianto ini: Pertama, memberikan informasi. Seperti kondisi yang memprihatinkan di pelosok Kalimantan Barat, perbedaan kondisi yang mencolok antara dua negara, sulitnya menjadi guru diperbatasan dan pudarnya nilai-nilai kebangsaan; Kedua, proses kreatif yang mampu menggugah rasa, mengobarkan semangat, hati yang mengharu biru dan bahkan menitikkan air mata; dan Ketiga, memiliki pesan moral yang sangat luar biasa yakni jika kecintaan tanah air tidak dipupuk dengan baik maka sedikit demi sedikit akan lupa terhadap tanah airnya sendiri.
“Pramuka sebagai garda terdepan pendidikan non formal bagi generasi muda harus sanggup memupuk rasa nasionalisme demi keutuhan negara Indonesia”, ungkap Kak Dede. Tim Humas KPN 2013 (L-Z.A)

Pembina Pramuka Harus Sigap dan Tanggap Terhadap Bencana

......::::.......
1231376_559776914075936_1127726924_nPengalaman traumatik tentang berbagai macam peristiwa bencana yang banyak terjadi di tanah air akhir-akhir ini, sungguh menjadi pelajaran tersendiri bagi masyarakat agar kedepannya bisa lebih sigap dan tanggap dalam menghadapi masalah kebencanaan.
Hal tersebut yang selanjutnya menjadi pembahasan dan diskusi dalam kegiatan ‘Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat’ di anjungan wawasan lapangan Kempi I arena Karang Pamitran Tingkat Nasional ke-4 2013, Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta, Rabu (11/9/2013). Sebagai sebagai narasumber kak Sulistiya. W, Pusdiklatda Bengkulu.
“Materi tentang penanggulangan bencana ini cukup memuaskan, hanya saja yang paling banyak dibahas lebih kepada bencana gunung berapi, gempa, dan tsunami, sedangkan bagi kami yang bertempat tinggal di daerah Kalimantan Tengah hal itu tidak pernah terjadi. Jadi materi ini baru sekedar menambah wawasan mengenai kebencanaan dan cara penanggulangannya sekiranya dipraktekkan di daerah kami sepertinya masih belum perlu,” ujar Indra, Pembina Pramuka utusan Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah.
Dalam diskusi ini tidak hanya mengangkat masalah kebencanaan alam saja, selain itu, dibahas pula mengenai masalah sosial.” Perlu adanya upaya kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat termasuk di dalamnya para pembina pramuka terhadap masalah kebencanaan agar bisa lebih sigap dan tangap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi di lingkungan masing-masing serta yang lebih penting dapat menjaga keutuhan kearifan lokal yang ada,” ujar Mohamad Ulo Teto perwakilan Kwarcab Nagekeo Kwarda NTT.
Sementara kak Sulis sapaan Sulistiya W. menyatakan masyarakat diwilayah manapun pada perinsipnya harus bisa menolong diri sendiri bila situasi saat terjadi peristiwa bencana di daerahnya.” Potensi-potensi yang ada dalam masyarakat itu perlu dikembangkan menjadi sebuah kekuatan dalam menangkal terjadinya bencana,” ucap kak Sulis yang juga seorang instruktur kebencanaan. Tim Humas KPN 2013 (B-TP)/By.Admin/Eko

Tarian Membersihkan Kampung dari Kwartir Daerah Kalimantan Tengah di Pentas Seni dan Budaya KPN 2013

......::::.......

1234059_559733534080274_1203944596_n

Diawali dengan penampilan tarian dan nyanyian tradisional asal bumi Cenderawasih Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Papua, acara Pentas Seni dan Budaya di Karang Pamitran Tingkat Nasional Tahun 2013 (KPN 2013). Para penari yang juga memakai kostum khas daerah papua menjadi pemandangan menarik untuk disaksikan para peserta KPN dari daerah lainnya.
Tidak kalah menariknya ketika tim kesenian dari Kwarda Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah menunjukkan tarian khas adat daerahnya yaitu tarian “Membersihkan kampung.
“Sungguh luar biasa bangganya, kita berasal dari berbagai macam suku mulai dari Sabang sampai Merauke, mencoba menampilkan sesuatu yang kita punya dan disinilah kita bisa melihat bagaimana Indonesia itu sangat kaya akan seni dan budaya termasuk hal-hal lain yang masih terpendam dan perlu terus digali oleh putra-putra daerah itu sendiri,” ujar Kak Karlo, penari dari Kwarcab Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah.
Di hari pertama ini, beberapa daerah lainnya yang turut menampilkan tarian dan nyanyian khas daerahnya masing-masing antara lain; Kwarda Riau, Lampung, dan Jawa Barat.
Suasana penuh keakrabanpun sangat terasa dalam acara tersebut, tidak sedikit para peserta lainnya ikut juga menari dan menyanyi.
Kesan bangga atas atraksi kesenian yang ditampilkan dirasakan pula oleh salah satu peserta KPN 2013 asal Kwarcab Indramayu Kwarda Jabar, Ahmad Mukromin.” Sungguh luar biasa, bagaimana kakak-kakak pembina ini begitu apik menampilkan kreasi seni nusantara, tidak hanya Jawa Barat, terbukti sumatera, kalimantan dan papua ikut menari dan menyanyi bersama,” ujar kak Ahmad. Tim Humas KPN 2013 (B-TP)/By.Admin/Eko